Skip to main content

Koperasi Komunitas (KOKOM) RAT tahun Buku 2019 untuk Mengoptimalkan Produk Koperasi

Curug, 10 Januari 2019.“RAT merupakan agenda wajib setiap badan usaha koperasi, karena di dalamnya akan dibahas tentang pertanggunjawaban pengurus koperasi selama satu tahun kepada anggota koperasi yang bersangkutan. Dan ini menjadi salah satu tugas dan kewajiban pengurus koperasi KOKOM atau Koperasi Komunitas” ujar kangagush sebagai ketua saat sambuatan RAT periode tahun buku 2019

Semakin banyak anggota yang terlibat, ungkap kangagus maka akan semakin baik dan dapat menghasilkan keputusan sesuai dengan kebutuhan anggota koperasi. Karena salah satu bahasan yang dibahas, adalah laporan keuangan tahun anggaran sebelumnya dan rencana bisnis kedepan, Koperasi KOKOM agar bersinergi dengan BUMN untuk bahan baku atau bahan pokok

“Penyelenggaraan RAT adalah wujud koperasi sehat dan menjalankan sesuai SOP yang berlaku.
Laporan RAT Koperasi KOKOM tahun buku 2019

Pengurus Koperasi KOKOM memberikan Laporan RAT dan program koperasi kedepan

Anggota Koperasi 50% hadir dan sebagian di wakilkan kepada yg hadir



Comments

Popular posts from this blog

Pemberdayaan dan edukasi Ekonomi Melalui Koperasi Produsen Komunitas (KOKOM)

KOPERASI PRODUSEN KOMUNITAS TOPI BAMBU TANGERANG Tangerang, 21 Januari 2019 Koperasi Produsen Komunitas Topi Bambu (KOKOM) berusaha untuk menggiatkan para anggotanya dalam menghasilkan produk sekaligus mengkoordinir pemasarannya. Tahun 2015 KOKOM didirikan untuk menjalankan roda ekonomi desa bagi masyarakat yang memiliki produksi usaha yang berada di wilayah Tangerang diantaranya bidang kuliner, kerajinan, fashion, seni budaya dan lain sebagainya. Untuk itu, KOKOM ingin menjadi wadah penggerak ekonomi masyarakat bagi UKM dan pelaku ekonomi kreatif. Dengan tujuan mengurangi pengangguran, mengentaskan kemiskinan dan menciptakan wirausaha baru yang bersumber pada kearifan lokal. Agar para anggota memiliki keterampilan dan profesionalisme, produktif, kreatif dan berdaya saing serta berwawasan lingkungan. Sejak agustus 2018 lalu Assisten Deputi Pemasaran Kementrian Koperasi dan UMKM dan staf kementrian Koperasi dan UMKM RI sambangi Koperasi Produsen atau KOKOM serta UKM bambu

Pemberdayaan Masyarakat Bersama Mahasiswa KKN

Pasanggrahan, Cisoka 8 Agustus 2016. Kegiatan mahasiswa dalam memberikan aplikasi hasil belajar di lakukan melalui Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah bagian Kelompok HANUSA  untuk memberikan sharing produk hasil anyaman bambu. Kabupaten Tangerang sejak 1904 tahun lalu telah membuat bahan anyaman bambu untuk di jadikan topibambu dan produk lainya. Bentuk nyata kerajinan ada di Kabupaten Tangerang telah terbukti dengan logo Pemda melalui Topibambu sejak 73 tahun lalu. Komunitas topibambu dan Akademi Bambu Nusantara bersama sama dengan KKN Hanusa  Kampus Syarif Hidayatullah. Semoga hasil yang telah di laksanakan tersebut dapat memberikan informasi  dan memberikan kerjasama untuk pemasaran. Sharing pemanfaatan produk Pemberdayaan Masyarajat KKN Hanusa Seminar Kewirausahaan

Produk Anyaman Model Tas Bambu TEI 2019

Inovasi produk anyaman bambu dikombinasikan dengan berbagai bahan, di bawah ini beberapa model anyaman bambu. Produk : Tas Bambu Bulat Motif Model : AD-0002 Produk : Tas Anyaman Bambu Bulat Model : AD -0001 Produk Tas Bambu Batik Model : AD-0003 Produk Tas Bambu Batik Model : AD-0004 Produk Tas Bambu Bulat natural Model : AD-0004 Produk dompet anyaman bambu Model : AD-0005 Produk Dompet Natural Model : AD-0006 Produk tas anyaman batik Nusantara Model : AD-0007