Skip to main content

Posts

Metode Tracer Study Menjadi Ujung Tombak Pendidikan Vokasi

Pendidikan Vokasi berkaitan erat dengan ketenagakerjaan.Oleh Karena itu pada dasarnya Pendidikan Vokasi adalah pendidikan yang menyiapkan peserta didik untuk siap kerja atau wirausaha sesuai keterampilan  dan keahlian yang dimiliki. Kegiatan ini untuk mendapatkan informasi  tentang ketenagakerjaan dan  dunia kerja  pada level Kabupaten atau kota, provinsi dan Nasional. Namun Peluang keterampilan yang telah Di ajarkan  hasil kajian masih terdapat salah satu kesenjangan  yang harus Di ukur adalah penelusuran pendidikan Vokasi (tracer study). Konsep ideal bagi Yang telah menyelesaikan studi dan lulusan dari satuan pendidikan adalah 1.Bekerja sesuai keterampilan yang di miliki 2.Melanjutkan pendidikan  3.Wirausaha Potensi  kesenjangan diatas perlu dijawab dengan melalui penelusuran  atau tracer study. Desain yang dibuat  oleh Ditjen Diksi membuat desain tracer study tahun 2021 yang di kemas melalui metodologi survei dan statistik. Hasilnya menjadi  data primer  untuk bahan peru
Recent posts

Karya Seni Bambu Menjadi Produk Multifungsi

    Sumber Daya Alam bahan bambu menjadi Produk Kreatif Multi Fungsi Bambu adalah tanaman masa depan dan sekaligus kearifan lokal Indonesia. Bambu memiliki banyak manfaat, salah satunya kerajinan tangan. Industri kreatif kerajinan nasional berpotensi memberikan kontribusi ekonomi masyarakat desa dan devisa negara.  

Pelatihan Ekonomi Dan Industri Kreatif

Pelatihan Membuat motif batik khas lokal Peserta Pelatihan Batik Dan Industri Kreatif muatan Lokal Belajar anyaman Dasar bahan Baku rotan Pelatihan Kerajinan Bahan Baku Bambu Info lengkap Pelatihan Dan kerjasama bisa hub wa 081385137473 atau email .topibambu@gmail.com

Heritage TopiBambu Tangerang hingga Rekor Dunia Dari MURI

Potensi Sumber Daya baik Alam khususnya tanaman bambu dan keahlian masyarakat di Tangerang, sejak abad 18 sebelum kemerdekaan  sudah ada Industri kerajinan topi bambu dan Pabriknya berdiri di Tangerang tahun 1887sebagai ekonomi masyarakat tempo dulu, bahkan sejak 1913 sd 1930 telah melakukan ekspor ke  Amerika dan Europa “ dalam buku Kerajinan Topi Bambu Di Tengah Arus Zaman Potensi Industri dan Ekonomi Kreatif di Masyarakat Tangerang. Untuk mempertahankan dan melestrikan kearifan lokal topi bambu agar tidak punah ada. kangagush sebagai founder komunitas topi bambu tahun 2011 dibentuk kala itu hingga mendapatkan Rekor Dunia dari MURI “Topi Bambu Terbesar Berdiamter 2 Meter” hingga dibuatlah sebuah usaha bernama Bambu Craft dan telah memliki merek “ ALF DIN “ yang terdaftar secara legal sejak 2018. Penghargaan Rekor Dunia  Potensi kerajinan bambu dibuat topi sejak dahulu hingga saat ini masih berjalan, pelaku usaha bernama   Bambu Craft ini mendesain produk baru seperti Kope

Pemberdayaan Masyarakat Bersama Mahasiswa KKN

Pasanggrahan, Cisoka 8 Agustus 2016. Kegiatan mahasiswa dalam memberikan aplikasi hasil belajar di lakukan melalui Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah bagian Kelompok HANUSA  untuk memberikan sharing produk hasil anyaman bambu. Kabupaten Tangerang sejak 1904 tahun lalu telah membuat bahan anyaman bambu untuk di jadikan topibambu dan produk lainya. Bentuk nyata kerajinan ada di Kabupaten Tangerang telah terbukti dengan logo Pemda melalui Topibambu sejak 73 tahun lalu. Komunitas topibambu dan Akademi Bambu Nusantara bersama sama dengan KKN Hanusa  Kampus Syarif Hidayatullah. Semoga hasil yang telah di laksanakan tersebut dapat memberikan informasi  dan memberikan kerjasama untuk pemasaran. Sharing pemanfaatan produk Pemberdayaan Masyarajat KKN Hanusa Seminar Kewirausahaan

Koperasi Komunitas (KOKOM) RAT tahun Buku 2019 untuk Mengoptimalkan Produk Koperasi

Curug, 10 Januari 2019.“RAT merupakan agenda wajib setiap badan usaha koperasi, karena di dalamnya akan dibahas tentang pertanggunjawaban pengurus koperasi selama satu tahun kepada anggota koperasi yang bersangkutan. Dan ini menjadi salah satu tugas dan kewajiban pengurus koperasi KOKOM atau Koperasi Komunitas” ujar kangagush sebagai ketua saat sambuatan RAT periode tahun buku 2019 Semakin banyak anggota yang terlibat, ungkap kangagus maka akan semakin baik dan dapat menghasilkan keputusan sesuai dengan kebutuhan anggota koperasi. Karena salah satu bahasan yang dibahas, adalah laporan keuangan tahun anggaran sebelumnya dan rencana bisnis kedepan, Koperasi KOKOM agar bersinergi dengan BUMN untuk bahan baku atau bahan pokok “Penyelenggaraan RAT adalah wujud koperasi sehat dan menjalankan sesuai SOP yang berlaku. Laporan RAT Koperasi KOKOM tahun buku 2019 Pengurus Koperasi KOKOM memberikan Laporan RAT dan program koperasi kedepan Anggota Koperasi 50% hadir dan sebagian d

Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Tata Busana

Peserta Pelatihan Tata Busana bersama masyarakat Kelurahan Paku Haji Kab.Tangerang Peserta setelah pembekalan Teori langsung praktek membuat Pola Penjelasan cara membuat pola atau desain baju Gamis Persiapan untuk peserta pelatihan dan bahan ajar Hasil pelatihan baju Gamis dan tas toty Bag Pembukaam Acara Pelatihan Tata Busana Di buka oleh Pak Suyatno,SE sebagai Lurah Kelurahan Paku Haji