Skip to main content

Pelatihan membuat anyaman topi

Sejarah tangerang  tempo dulu hingga saat ini masih terkenal home industri yaitu kecap Benteng dan Topibambu.

Produksi kecap sangat di gemari di Batavia dan daerah lainnya.Semantara masyarakat pribumi kala itu sebagai mata pencaharian sampingan adalah menganyam topi, hampir seluruh penduduk Tangerang melakukan itu hingga saat ini masih ada dan tetap memliki SDM yang terampil semoga kekayaan tradisi budaya ini agar tidak di lupakan dan menjadi kearifan lokal Tangerang.

Comments

Popular posts from this blog

Karya dan Kolaborasi "Pameran Inovasi Bambu Nusantara"

Pusat Kolaborasi Riset (PKR) merupakan media bagi periset dan berbagai pihak dalam mengembangkan science, Technology and Innovation sehingga dapat memberikan manfaat bagi kelestarian  dan berkelanjutan ekosistem bambu serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelaku usaha bambu di Indonesia. Diskusi dan presentasi dari pakar bambu hingga showcase produk  dengan narasumber  Eko Setio Wibowo, Ph.D  Prof Naresworo Nugroho Prof Sukma Surya kusumah Dr. sarah Augustina Prof Saptadi Muqoddas (Perpubi) demo produk Blackboard bambu untuk rumah biomassa Adapun sesioan kedua setelah isoma adalah Prof  Elizabeth Widjaja Prof Lina Karlina sari Dr. yusuf amin Prof Ratnawati Pemalu usaha ; iwan Sing Seni Kelontong Eluh Maulana desain produk Acara berlangsung dengan baik di gedung Galeri UKM Tangsel  sekaligus pembayaran piagam kerjasama dengan tanda tangan di Topi Banbu Sambrero Raksasa. (18/12/2025)inisiator dari Kang ...

Kreasi Siswa SKh Griya Mandiri Manfaatkan Sampah Plastik Bekas

Edukasi bersama Siswa dan siswi Skh Griya Mandiri (4/8/2025) Siswa  siswi Sekolah Kebutuhan Khusus (SKh) griya mandiri di daerah rajeg ini memulai belajar berbasis lingkungan mulai daur ulang sampah melalui praktik langsung seperti memilah sampah organik dan anorganik, mengubah sampah menjadi produk kreatif menjadi souvenir dan berpartisipasi dalam program sekolah peduli lingkungan  ujar Kepala sekolah SKH Griya Mandiri  Ibu Turinah Ayuriani (4/08/2025) memberikan edukasi di aula SKh  untuk memberikan pelajaran kreasi daur ulang sampah bersamaan Kang Agus Topibambu foundation.     Bersama Staf Pengajar SKh Rajeg Edukasi daur ulang juga bisa disampaikan melalui pelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup dan kegiatan menarik seperti lomba atau komunitas peduli lingkungan, sehingga siswa tidak hanya paham manfaatnya bagi lingkungan tetapi juga terampil dalam mengolah sampah dan menjadikannya barang bermanfaat. Berikut Link YouTube nya : Vide...

Karya Inovasi Kanvas Gemilang 2025 kearifan Lokal "Kopi Mangrove Tangerang"

Gelar karya Inovasi Kab.Tangerang 2025 dan Penganugrahan Lomba Kanvas Geilang Tahun 2025 sebgai apresiasi terhadap innovator daerah yang telah memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan berbasis inovasi (10/10/2015)  Kegiatan ini menjadi platform strategis untuk menampilkan berbagai karya inovatif dari sektor pemerintahan, swasta, akademisi. Hingga masyarakat umum. Lebih dari sekadar ajang penghargaan, acara ini juga mendorong sinergi lintas sektor. Dalam menghadirkan solusi. Atas tantangan pembangunan daerah yang berkelanjutan. inovasi dalam mengangkat potensi kearifan lokal dengan luas Hutan Mangrove yang beraada di Tangerang bagian utara sebagai innovator kang agus dengan karya Sari Buah Mangrove menjadi Kopi Mangrove Tangerang Oleh karena itu, Agus Hasanudin mencoba mengolah tanaman mangrove di lingkungan masyarakat agar memiliki nilai ekonomis yang berguna di kemudian hari. Maka hasil hutan mangrove tersebut diracik dengan biji kopi robus...